dodo hawe

Menjadi Citizen Photojournalist

In fotojurnalistik on March 23, 2009 at 11:57 pm
bonek1

Ngebut - Seorang pembalap jalanan saat melintas di kawasan Jl Kertajaya Surabaya. Ngebut di jalanan seperti ini menjadi trend kalangan anak-anak muda di era tahun 1990-an. Foto diambil tahun 1994.

| CITIZEN JOURNALIST | Di dunia jurnalistik, perkembangan citizen journalism ini mungkin merupakan fenomena baru. Informasi yang dikembangkan oleh komunitas ini, juga memiliki kekuatan yang tidak kalah  dahsyatnya dengan media cetak.  Mungkin saja ini juga merupakan pasar potensial untuk mengembangkan sebuah bisnis portal. Seperti yang dilakukan oleh situs www.kompasimages.com, belakangan sedang mengembangkan dan membangun situs komunitas, khusus photojournalist warganegara atau citizen photojournalist. Tentu saja situs www.citizenimages.kompas.com ini merupakan situs yang memberikan wadah kepada komunitas  photojournalist  dunia maya untuk berkreasi dalam membangun dan mencari bentuk aktualitas diri. Dalam setiap penyajian, foto-foto para bloger itu diharapkan memiliki kaidah-kaidah sesuai kode etik dan aturan main dari fotojurnalistik.
Apa itu fotojurnalistik? seperti yang telah dijelaskan di dalam tulisan sebelumnya, bahwa fotojurnalistik sebuah sajian informasi dalam bentuk visual yang disiarkan di media baik itu media cetak maupun online.
Ada beberapa ciri-ciri fotojurnalistik di antaranya, memiliki berita atau menjadi berita itu sendiri, Memiliki nilai berita atau menjadi berita itu sendiri, melengkapi suatu berita/artikel dan dimuat dalam suatu media baik cetak maupun online.
Selain itu fotojurnalistik memiliki karakteristik di antaranya adalah; gabungan antara berita dan foto, disajikan dengan jujur, lingkup manusia, memberikan informasi dari sebuah kejadian atau berita, akurasi dan sebagai media komunikasi visual dalam bentuk gambar. Dari penjelasan tersebut, paling tidak dapat dijadikan referensi atau panduan para citizen photojournalist yang sedang menyiarkan foto-fotonya diblog mereka.
Yang tidak kalah penting dalam penyajian sebuah fotojurnalistik adalah memberian metadata foto terhadap setiap foto-foto yang disiarkan. Di dalam metadata terdapat teks foto (caption) yang selalu menyertai foto-foto yang dipublikasikan.
Teks foto memiliki arti yang penting, karena memberikan penjelasan terhadap peristiwa yang ada di dalam foto. Teks foto terdiri dari keterangan yang menyangkut 5W+1H. Tujuan utama dari teks foto adalah memberikan penjelasan terhadap sebuah foto yang disiarkan, kepada penikmatnya.
Sehingga dengan visual gambar yang ditampilkan beserta teks fotonya, akan menjawab semua pertanyaan dari penikmat foto. Selain menjelaskan cerita foto yang disiarkan, penyebutan tempat, hari dan tanggal kajadian, adalah menjadi hal yang sangat penting.
Penyebutan tempat, hari dan tanggal biasanya dibubuhkan pada akhir kalimat dalam keterangan foto. Penyebutan tempat, hari dan tanggal ini sebagai upaya untuk menjelaskan kepada penikmat foto tentang akurasi dan kebenaran peristiwa secara tepat terhadap sebuah peristiwa yang diabadikan dalam bentuk gambar (foto).
Di dalam fotojurnalistik juga diharamkan (tidak dibenarkan) memberikan tambahan gambar (montage) atau mengurangi gambar, merubah di dalam hasil rekaman foto yang dihasilkan. Editing foto yang diperbolehkan dalam penyajian fotojurnalistik hanyalah sebatas, gelap terang, menghilangkan dengan cara mengkroping sebagian gambar, karena menyangkut keindahan dan keseimbangan komposisi dalam foto itu.
Dengan penguasaan dan pengetahuan dasar fotojurnalistik ini, diharapkan para bloger dalam menyajikan foto-fotonya mengacu pada kaidah fotojurnalistik. Selain itu, para bloger photojournalist ini, juga mampu menyampaikan foto-foto terbaiknya yang tidak menyesatkan dan menjerumuskan penikmat fotografi. Mampu menyajikan foto yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, seperti halnya fotojurnalistik dari kalangan wartawan foto media. Salam. dodo hawe

  1. mas… mohon ijin untuk menggunakan foto pembalap jalanan untuk dipasang di weblog saya: http://www.rencanatrading.com.

    Terima kasih sebelumnya.
    Satrio Utomo
    (mantan penggemar trek-trekan bonek tahun 1990-an di kawasan Tenggilis.. hehehe)

  2. sangat menarik…. thx for share….

  3. Om, ijin share ya.. salam dari purwokerto.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: